Inspirasi Kebaya Untuk Hari Raya Galungan Dan Kuningan
Galungan dan Kuningan merupakan hari raya suci bagi umat Hindu khususnya di Bali yang diperingati setiap 6 bulan menurut Kalender Saka (7 bulan dalam Kalender Masehi).
Hari Raya Galungan diperingati sebagai perayaan atas Kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (kejahatan).
Sementara, Hari Raya Kuningan diperingati sebagai hari pemujaan kepada para Dewa, Pitara untuk memohon keselamatan, kedirgayusan, perlindungan dan tuntunan lahir-bathin.
Dalam merayakan kedua hari raya tersebut, biasanya semua wanita akan membawa banten (persembahan) ke pura, dengan mengenakan seragam kebaya.
Pemilihan seragam kebaya untuk Galungan dan Kuningan tidaklah sembarangan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagaimana di bawah ini.
Kebaya Untuk ke Pura
Kebaya yang biasa dikenakan ketika ke pura saat Hari Raya Galungan, biasanya kebaya Bali dengan model lengan panjang dengan kerah leher yang tidak terlalu terbuka.
Model ini sangat mencerminkan karakter sopan dari para wanita Bali. Untuk pemilihan warna, kamu bisa memilih warna kebaya yang cerah seperti: merah, kuning, putih dan lain-lain.
Sementara itu, untuk pemilihan kebaya untuk Hari Raya Kuningan sebenarnya tidaklah berbeda seperti halnya saat Hari Raya Galungan.
Para wanita Bali, biasanya memilih model yang sama sebagaimana untuk Hari Raya Galungan yaitu: model lengan panjang dan kerah leher yang tidak terlalu terbuka.
Untuk pemilihan warna, kuning merupakan warna yang selalu dipilih oleh kebanyakan wanita Bali saat Hari Raya Kuningan.
Sebab warna kuning ini melambangkan kebijaksaan dan keceriaan yang tentunya sangat tepat untuk diaplikasikan pada Hari Raya Kuningan yang suci dan penuh keceriaan.
Kebaya Untuk Mebanten di Area Perumahan
Bila hanya untuk mebanten (mengaturkan persembahan banten) di sekitar area perumahaan. Para wanita Bali biasanya memakai model kebaya lengan pendek dengan pemilihan warna yang bebas.
Kain Bawahan untuk Kebaya
Untuk bawahan, Para Wanita Bali biasanya memilih mengenakan kain lembaran (Kamen) seperti: Endek dan Songket.
Kain ini digunakan dengan cara melilit di sekitar pinggang hingga menutupi pergelangan kaki.
Selendang, Item Wajib Untuk Dikenakan
Dalam penggunaan kebaya saat Hari Raya Galungan dan Kuningan (termasuk hari lainnya), ada satu item wajib yang tidak dilupakan yaitu: selendang atau senteng.
Selendang ini, diikat di bagian pinggang (di luar kebaya), yang mana mensimbolkan pengikatan nafsu yang apat memicu perilaku yang buruk saat hendak memasuki area Pura.
Baik, itulah semua yang diperlukan diketahui mengenai kebaya untuk Galungan dan Kuningan. Temukan berbagai inspirasi model kebaya di bagian kategori Kebaya di atas.
Semoga Bermanfaat!