Home >> Tenun >> Kriteria UNESCO Menetapkan Candi Borobudur sebagai Warisan Dunia Pada Tahun 1991

Kriteria UNESCO Menetapkan Candi Borobudur sebagai Warisan Dunia Pada Tahun 1991

Candi Borobudur merupakan salah satu peninggalan sejarah terkenal di Nusantara, dan sudah disahkan sebagai menjadi milik Negara Indonesia oleh UNESCO ke dalam daftar warisan budaya dunia atau juga dikenal sebagai World Heritage List (WHL), pada tanggal 13 Desember 1991.

Inilah alasan mengapa Candi Borobudur ini menjadi salah satu warisan budaya dunia yang keberadaannya sangat dikenal sampai mancanegara.

Candi Borobudur Sebagai Warisan Dunia

Ada tiga kriteria yang menjadikan Candi Borobudur ini diakui sebagai salah warisan budaya bangsa dunia oleh UNESCO, antara lain:

  1. Kompleks Candi Borobudur yang berbentuk piramida tanpa atap terdiri sepuluh teras berlubang dan dimahkotai sebuah kubah besar berbentuk lonceng.
  2. Candi Borobudur ini merupakan contoh seni sangat mengagumkan oleh arsitektur Indonesia dari awal abad ke-8 dan akhir abad ke-9
  3. Dinding candi bersejarah ini, memiliki 2.772 panel relief, 504 patung Buddha dan 72 stupa yang meliputi luas 2.500 meter persegi serta dilengkapi beberapa Patung Buddha yang duduk bersila pada setiap stupanya.

Tak seperti candi-candi lainnya, Candi Borobudur ini bisa dibilang cukup unik karena terletak di atas bukit.

Bila dilihat dari bagian atas, lokasi dari candi ini tepat berada diantara dua Gunung Kembar yakni: Gunung Sundoro-Sumbing di sebelah barat laut dan Gunung Merapi-Merbabu di sebelah timur laut.

Sementara untuk bentuk bangunannya, candi Borobudur ini terdiri dari punden berundak-undak yang terdiri 10 tingkatan.

Konon katanya, setiap tingkatan melambangkan tahapan kehidupan manusia. Mahzab Budha Mahayana menyebutkan setiap orang yang ingin mencapai tingkat sebagai Budha mesti melalui setiap tingkatan kehidupan ini.

Untuk gaya arsitekturnya sendiri, mencerminkan pengaruh dari Budaya India dan menyerupai bentuk puzzle raksasa yang dipahat sedemikian rupa, sehingga terlihat saling mengunci satu dengan yang lain dan tersusun dari dua juta balok vulkanik.