Home / Tenun / 9+ Tenun Rangrang Nusa Penida Kain Tenun Yang Unik dan Khas dari Nusa Penida

Daftar Harga Tenun Rangrang Terbaik

Selain populer untuk spot-spot snorkeling yang keren! Nusa Penida juga sangat dikenal dengan salah satu kerajinan seni kriyanya yang khas dan unik, yaitu: Kain Tenun Rangrang Nusa Penida.


Tenun Rangrang atau juga dikenal Cepuk Rangrang ini dulunya merupakan kain yang sangat disakralkan oleh masyarakat setempat, dan hanya dipakai pada saat upacara keagamaan saja.


Namun untuk saat ini, Tenun Rangrang Cepuk sangat diminati dan sering dikenakan oleh banyak orang saat menghadiri acara formal maupun non-formal karena tampilannya yang khas dan elegan.

Tenun Rangrang warna Biru
Tenun Rangrang warna Biru


Sejarah Singkat dari Nama Tenun Cepuk Rangrang


Menurut asal-usulnya, nama dari Tenun Cepuk Rangrang berasal dari kata “Cepuk” dan Rangrang.


Dalam bahasa Sansekerta, Kata “Cepuk” mempunyai arti “Kayu Canging”, salah satu jenis tumbuhan yang digunakan sebagai bahan dasar pewarnaan untuk kain tenun ini.
Sedangkan, kata “Rangrang” berarti “bolong-bolong” atau berlubang yang mana pola-pola lubang terebut terlihat pada beberapa bagian di lembaran kain tenun ini.


Menurut masyarakat setempat, pola lubang-lubang kecil ini dibuat bukan tanpa alasan namun memiliki makna simbol transparansi yang ada pada kehidupan masyarakat, yaitu: sifat jujur dan terbuka.

tenun rang rang nusa penida
tenun rang rang nusa penida


Fungsi Kain Tenun Cepuk Rangrang


Menurut fungsinya, kain cepuk rangrang ini bisa dibagi menjadi 6 jenis yaitu:


1.    Cepuk Ngawis
Kain cepuk ini hanya dikenakan saat menghadiri Upacara-Upacara Pitra Yadnya, salah satu contohnya: Upacara Ngaben atau Kremasi Mayat.


2.    Cepuk Tangi Gede
Kain cepuk ini biasanya hanya dipakai oleh anak tengah yang seluruh kakak dan adiknya telah meninggal (pada saat upacara ngaben).


3.    Cepuk Liking Paku
Jenis kain cepuk yang dipakai oleh para laki-laki dalam upacara potong gigi.


4.    Cepuk Kecubung
Jenis kain cepuk yang dipakai oleh para perempuan dalam upacara potong gigi.


5.    Cepuk Sudamala
Kain cepuk biasanya dipakai ketika melakukan ritual pembersihkan diri, seperti: melukat.

6.    Cepuk Kurung
Kain cepuk yang biasa digunakan oleh masyarakat dalam hari-hari biasa.

Tenun Rangrang warna Hijau
Tenun Rangrang warna Hijau


Karakteristik dari Tenun Rangrang Nusa Penida


Jika dilihat secara umum, tenun cepuk rangrang ini memiliki berapa karakteristik yang khas, diantaranya:


1.    Susunan pola-pola motif yang terlihat sederhana dan geometris seperti yang terlihat pada pola-pola kotak (wajik), garis zig-zag, dan bianglala.
2.    Untuk corak warna umunya menggunakan pilihan warna yang agak cerah seperti: merah, orange, hitam, putih dan biru.
3.    Pada lembaran kain biasanya terdapat lubang-lubang kecil yang bisa anda temukan pada bgaian pertemuan motif.
4.    Disepanjang lembaran kain juga terkadang terdapat beberapa garis-garis benang berwarna putih, yang disebut “pangoh taji”.

Tenun Rangrang Warna Merah
Tenun Rangrang Warna Merah


Bahan dan Teknik Pembuatan Kain Tenun Cepuk Rangrang


Dalam proses pembuatannya tenun rangrang ini masih menggunakan bahan-bahan alami dengan teknik-teknik manual.


Bahan-bahan yang biasa digunakan adalah benang kapas dengan pewarnaan yang masih alami dari saripati tumbuhan, contohnya: warna kuning dari kulit pohon manga, warna hijau dari daun jati, dan warna merah dari kayu cang.


Lalu, untuk proses pembuatan kain tenunnya tidak menggunakan mesin melainkan hanya sebuah alat manual traditisional yang disebut dengan Cag-cag.


Baik, itulah semua informasi mengenai Tenun Cepuk Rangrang Nusa Penida. Semoga bermanfaat untuk anda semua!


pengerajin tenun rangrang
pengerajin tenun rangrang