Butik Songket Bali
Mencari butik atau kios yang menjual kain songket di Bali memang terkadang sulit untuk ditemukan, sekalipun ketemu pasti Kamu tidak akan menemukan motif songket sesuai selera yang Kamu inginkan.
Nah daripada Kamu bingung ingin mencari songket berkualitas dari butik satu ke butik lainnya, sebaiknya Kamu berhenti dan Kamu buka gadget Kamu dan cari di internet.
Beruntungnya kamu sudah menemukan butik online baliya.id ini.
Karena Baliya.id banyak menyediakan berbagai pilihan kain tenun songket modern yang cocok untuk Kamu kenakan, baik untuk acara sakral maupun formal.
Kain songket diatas ini adalah salah kain songket yang terlaris, mungkin kalau Kamu kurang suka dengan motif serta warnanya, Kamu bisa melihat semua koleksi kain tenun songket di kategori "Tenun Songket" diatas ya.
Kamu bisa memilih motif songket mana yang Kamu sukai disanan, dan jika Kamu tertarik ingin memilikinya, Kamu bisa langsung melakukan pemesanan dengan menghubungi salah satu kontak baliya.id yang tersedia ya.
Songket Bordir Bali Modern
Jika harga songket original terlalu mahal atau takut rusak karena susah merawat, BALIYA.ID menyediakan solusinya yaitu dengan membeli songkoet brodir.
Songket Bordir ini adalah salah satu pilihan alternatif untuk Kamu kenakan.
Untuk model dan motifnya sendiri sekilas begitu mirip dengan kain tenun songket.
Namun tentunya memiliki harga yang berbeda dan cenderung terpaut murah cukup jauh dengan kain tenun songket original.
Biasanya songket bordir ini dibanderol dengan harga 200 ribuan saja, sedangkan kain tenun songket dibanderol dengan harga 500 ribu keatas bahkan hingga jutaan rupiah.
Nah, Jika Kamu tertarik ingin memiliki songket bordir khas Bali yang modern ini, Kamu bisa langsung melakukan pemesanan dengan menghubungi salah satu kontak baliya.id yang tersedia ya.
Songket Negara Bali
Selain daerah Sidemen yang terkenal akan penghasil kain songket di Bali, daerah Negara /Jembrana juga salah satu pusat pengerajin Kain tenun songket yang ada di Bali ya.
Untuk proses pembuatannya sendiri harganya hampir sama dengan songket Sidemen, dari alatnya, bahan, mungkin perbedaannya terletak pada motifnya yang khas dan unik dibandingkan dengan daerah lain.
Untuk Kamu yang ingin memilikikain tenun songket khas dari daerah Negara, Kamu bisa bertanya-tanya ke Customer Service baliya langsung ya.
Kamu bisa menghubungi salah satu kontak baliya.id yang tersedia ya.
Model Tenun Bali Modern
Tenun Bali modern adalah salah satu pilihan kain yang cocok untuk Kamu kenakan menghadiri acara pernikahan, acara wisuda, maupun acara sakral dan menarik lainnya.
Songket biasanya memiliki ciri khas yang unik dan begitu istimewa jika dilihat.
Selain songket kami juga menjual berbagai produk tenun asli bali seperti : Tenun Sutra Mastuli, Tenun / Endek Bali, Tenun cepuk rangrang Nusa Penida, dan masih banyak lagi.
Kesan pertama ketika melihat orang yang mengenakan kain tenun songket adalah elegan, mewah, dan eksklusif.
Harganya sendiri juga eksklusif dan tentunya sesuai dengan yang Kamu bayarkan.
Tersedia begitu beragam pilihan motif songket yang menarik dan juga modern yang tersedia di baliya.id
Jika Kamu tertarik ingin memiliki kain tenun Bali modern ini, Kamu bisa order langsung dengan menghubungi salah satu kontak baliya.id ya.
12 Model Pakaian Rejang Renteng
Rejang renteng merupakan tarian asli Bali yang dibawakan oleh para perempuan dengan gerakan sederhana.
Rejang renteng berasal dari kata renteng atau rente yang memiliki makna renta atau tua. Rente juga bisa berarti sudah berkeluarga.
Dalam menarikan rejang renteng biasanya penari menggunakan kostum yang sama baik kebaya, selendang, dan kamen.
Warna pakaian penari rejang renteng dipilih dominan warna atasan putih dan bawahan kuning karena tarian ini sering ditarikan pada saat upacara / odalan di Pura.
Beberapa produk BALIYA.ID yang biasa digunakan penari rejang renteng dapat dipilih diatas.
Songket dan Brokat
Kami memiliki berbagai macam jenis dan motif songket orginal Bali yang sangat serasi jika di pasangkan dengan atasan brokat.
Kain songket khas bali dikerjakan oleh penenun dengan menggunakan tangan / handmade tanpa bantuan mesin.
Kain songket Bali memiliki corak yang sangat khas dan mengikuti pakem yang ada.
Untuk brokat sendiri kami memiliki banyak jenis dan warna yang bisa dipilih sesuai dengan warna paforit anda.
Dan mungkin anda tertarik juga dengan tenun endek Bali yang merupakan kain khas bali lainnya.
20+ Kamen Batik Bali Terbaru
Ada lebih dari 20 kamen batik terbaru yang bisa dipilih sebagai bawahan. Corak batik yang kami miliki sangat beragam dengan warna yang sangat khas dan klasik.
Kamen batik disukai sebagai bawahan karena warna dan coraknya klasik, sehingga sangat elegan digunakan acara apapun.
Pakaian Atau Busana Untuk Pemangku
Pemangku atau Jero Mangku adalah orang yang disucikan melalui proses Ekajati / mawinten, sebagai pelayan atau perantara antara manusia dengan Sang Pencipta.
Bertugas di pura, melayani umat yang ngaturang bakti, kapan saja, setiap saat.
Dalam melaksanakan tugasnya sebagai seorang pemangku, busana atau pakaian pemangku dibedakan untuk pemangku dengan sebutan Jro Mangku dan dengan nama panggilan Jro Gede.
Inilah pakaian atau busana pemangku yang bergelar Jro Mangku pada waktu melakukan tugas kepemangkuannya adalah sebagai berikut:
• Destar (udeng) berwarna petak (putih)
• Kwaca (baju) berwarna petak (putih)
• Kampuh (saput) berwarna petak (putih)
• Wastra (kain) berwarna petak (putih)
• Dandanan rambut magelung anyondong yang ditutup destar bongkos nangka (magelung sangka)
Sedangkan pakaian atau busana pemangku dengan gelar Jro Gede pada saat melaksanakan tugas sebagai jero mangku adalah sebagai berikut:
• Dandanan rambut panjang magelung anyondong rapi, rambut maperucut menghadap kebelakang yang selalu ditutup destar putih
• Baju putih berbentuk jas tertutup tangan pendek atau kemeja putih tangan panjang
• Kampuh kuning
• Wastra putih makelancingan
Sebagian besar ketentuan ini sudah dilaksanakan oleh para pemangku.
BALIYA.ID juga menerima pemesanan busana untuk pemangku yang premium, silahkan hubungi CS kami.
Berikut Tahapan dan Proses Pembuatan Perahu Jong
Pernah mendengar permainan “Perahu Jong”? Ini merupakan sebuah permainan tradisional khas masyarakat pesisir dari daerah Kepulauan Riau.
Konon katanya, permainan perahu jong ini sudah ada sejak Kerajaaan Johor Pahang Riau Lingga, sekitar ratusan tahun yang lalu.
Biasanya dimainkan oleh para masyarakat disana saat musim-musim tertentu, saat para nelayan tidak melaut.
Tahap dan Proses Pembuatan Perahu Jong
Perahu Jong ini terbuat dari kayu pulai yang bentuknya mirip pohon karet. Biasanya kayu yang digunakan berwarna hitam keabu-abuan dengan serat kuning kecoklatan.
Kayu dengan warna itu dipilih karena memiliki tesktur yang lunak dan mudah dibentuk. Untuk ukuranya sendiri, terdiri dari 3 jenis di antaranya:
- Jong kecil berukuran dari 1 hingga 1,29 meter.
- Jong sedang berukuran dari 1,29 hingga 1,6 meter.
- Lalu Jong besar berukuran dari 1,6 hingga 1,9 meter.
Untuk membuat satu Perahu Jong ini sangat diperlukan sebuah ketelitian agar perahu tak mudah karam saat dimainkan.
Pada bagian perahu juga dibuatkan kate sebagai penyeimbang perahu saat berlayar. Kate ini dibuat menyatu dengan batang kate dan menyatu dengan badan Jong.
Selain itu, ada bagian lain yang tak kalah penting yaitu sauk.
Sauk merupakan bagian ujung jong yang berfungsi untuk memecah ombak atau sebagai penahan bila adanya benturan.
Sementara pada bagian layar, bahan yang biasa digunakan ialah bahan parasut. Terdapat dua layar biasanya pada perahu jong ini, yaitu: layar besar dan layar kecil yang sering disebut jeep.
Jeep ini letaknya berada di depan layar besar dan bisa diatur sesuai rancangan pemain. Berfungsi untuk menyesuaikan dengan putaran arah angin.
Pengaturan Jeep ini merupakan kunci penting bagi para pemain agar Jong berlayar tanpa karam.
Gimana menurut anda tahap dan proses pembuatan Perahu Jong ini? Tidak rumit, bukan? Alat-alat yang digunakan pun juga sangat sederhana dan mudah ditemukan.
Bagian-Bagian Dari Perahu Jong
Nah, setelah mengetahui tahap dan proses pembuatannya, sekarang saatnya mengenal bagian-bagian dari Perahu Jong. Yuk, langsung saja lihat di bawah ini!
- Kate, alat yang dipasang pada sebelah kiri dan kanan perahu untuk sebagai penjaga keseimbangan.
- Lunas, bagian dasar dari perahu jong.
- Luan (juga disebut haluan).
- Layar, untuk mendorong Jong agar melaju cepat.
- Tali dhamam dan tali dogam, untuk menyeimbangkan layar.
- Kemudi, untuk mengarahkan Jong ke tempat yang dituju.
Oke, itulah tahapan dan proses pembuatan serta bagian-bagian dari permainan tradisional perahu jong ini. Semoga bermanfaat!
Informasi Lengkap Situs Bersejarah Batu Berak Sebagai Objek Wisata dan Melestarikannya
Batu Berak merupakan situs sejarah yang dikenal juga sebagai sebuah tempat pemujaan pada Masa Megalitik yang.
Terlepas dari nama itu, situs ini pertama kali ditemukan pada tahun 1951 oleh BRN (Badan Rekonstruksi Nasional).
Selang beberapa tahun setelah penemuan situs sejarah ini. Penelitian pertama pun dilakukan pada sekitar tahun 1980 oleh Prof.Dr.Aris Soekandar, Seorang Arkeolog dari Jakarta.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa situs megalitik Batu Berak ini dahulu dipakai sebagi tempat pemujaan, dan bukan tempat pemakaman pada zaman animism.
Pada tahun 1984 hingga 1989, situs bersejarah ini sudah mengalami 4 tahap pemugaran. Sementara pada tahun 1989, komplek situs batu berak ini mulai dibuka untuk wisata umum dan juga sebagai tempat untuk keperluan penelitian.
Di dalam komplek situs ini, terdapat beberapa jenis batu diantaranya:
- Batu Tegak dengan jumlah 40 buah yang berbagan batur andesed, dan dijadikan sebuah tempat untuk mengikat hewan kurban pada waktu upacaran keagamaan saat masa animisme.
- Dolmen (berbentuk meja) dengan jumlah 38 buah, berbahan batu moneled, dan dijadikan sebagai tempat untuk menaruh sesajen pada saat itu.
- Batu datar.
- Batu Umpak.
Saat-saat momen tertentu seperti hari libur atau akhir pekan, situs bersejarah ini sangat ramai dikunjungi oleh warga lokal dan luar desa yang penasaran untuk melihat keunikannnya.
Lokasi Situs Batu Berak
Situs megalitik Batu berak ini berlokasi pada sebuah Desa di Kecamatan Kebon Tebu, Kabupaten Lampung Barat.
Beberapa penemuan situs megalitik lainnya juga ditemukan di Kecamatan Kebon Tebu ini, seperti halnya: Batu Jagur, Batu Tameng di Pekon Purajaya, Batu Jaya di Muara Jaya 2, Telaga Mukmin di Pekon Puramekar, Cakung Dua atau Batu Bergore di Bungin, dan Air Ringkih di Gunung Terang.
Cara Melestarian Situs Bersejarah Batu Berak
Peninggalan bangunan peninggalan sejarah terhitung banyak macamnya disini. Untuk itu sangat penting untuk kita menghargai dan melestarikannya agar tetap terpelihara, berikut ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan.
- Memelihara peninggalan sejarah sebaik-baiknya dengan cara menjaga kebersihan dan keindahan
- Melestarikan benda sejarah tersebut agar tidak rusak, khususnya oleh faktor alam maupun buatan.
- Tidak mencoret-coret benda peninggalan di situs sejarah ini.
- Turut serta menjaga kebersihan dan keutuhannya.
- Senantiasa menaati tata tertib serta peraturan pemerintah yang berlaku.
Kriteria UNESCO Menetapkan Candi Borobudur sebagai Warisan Dunia Pada Tahun 1991
Candi Borobudur merupakan salah satu peninggalan sejarah terkenal di Nusantara, dan sudah disahkan sebagai menjadi milik Negara Indonesia oleh UNESCO ke dalam daftar warisan budaya dunia atau juga dikenal sebagai World Heritage List (WHL), pada tanggal 13 Desember 1991.
Inilah alasan mengapa Candi Borobudur ini menjadi salah satu warisan budaya dunia yang keberadaannya sangat dikenal sampai mancanegara.
Ada tiga kriteria yang menjadikan Candi Borobudur ini diakui sebagai salah warisan budaya bangsa dunia oleh UNESCO, antara lain:
- Kompleks Candi Borobudur yang berbentuk piramida tanpa atap terdiri sepuluh teras berlubang dan dimahkotai sebuah kubah besar berbentuk lonceng.
- Candi Borobudur ini merupakan contoh seni sangat mengagumkan oleh arsitektur Indonesia dari awal abad ke-8 dan akhir abad ke-9
- Dinding candi bersejarah ini, memiliki 2.772 panel relief, 504 patung Buddha dan 72 stupa yang meliputi luas 2.500 meter persegi serta dilengkapi beberapa Patung Buddha yang duduk bersila pada setiap stupanya.
Tak seperti candi-candi lainnya, Candi Borobudur ini bisa dibilang cukup unik karena terletak di atas bukit.
Bila dilihat dari bagian atas, lokasi dari candi ini tepat berada diantara dua Gunung Kembar yakni: Gunung Sundoro-Sumbing di sebelah barat laut dan Gunung Merapi-Merbabu di sebelah timur laut.
Sementara untuk bentuk bangunannya, candi Borobudur ini terdiri dari punden berundak-undak yang terdiri 10 tingkatan.
Konon katanya, setiap tingkatan melambangkan tahapan kehidupan manusia. Mahzab Budha Mahayana menyebutkan setiap orang yang ingin mencapai tingkat sebagai Budha mesti melalui setiap tingkatan kehidupan ini.
Untuk gaya arsitekturnya sendiri, mencerminkan pengaruh dari Budaya India dan menyerupai bentuk puzzle raksasa yang dipahat sedemikian rupa, sehingga terlihat saling mengunci satu dengan yang lain dan tersusun dari dua juta balok vulkanik.