Home / Tenun / 5 Perbedaan kain tenun Songket dan tenun ikat atau Endek Bali

Daftar Harga Terbaik

Kain Tenun Songket dan kain tenun Endek merupakan kain tradisional yang sama-sama proses pembuatannya dilakakukan dengan cara ditenun. Mungkin bagi anda masih banyak yang bertanya-tanya apasih perbedaan dari kedua kain tradisional ini, dari namanya saja sudah sangat jelas berbeda, berbahagialah anda menemukan web ini. Karena disini saya akan menjelaskan sejumlah perbedaan yang dimiliki dari kedua kain ini.

1. Teknik Pembuatan

Dalam Teknik pembuatan kain Songket pada dasarnya menggunakan 2 jenis benang yaitu benang lungsi dan benang pakan, benang lungsi adalah benang vertical yang dikaitkan ke alat tenun dengan sejajar sesuai lebar yang diinginkan oleh penenun, kemudian benang pakan adalah benang pembentuk motif yang disisipkan helai-perhelai ke benang lungsi hingga membentuk suatu motif, umumnya kain songket sehelai benangnya hanya memiliki 1 warna saja. Bahan baku benang kain songket ialah benang emas, benang perak, atau benang kombinasi antara katun atau sutra.

Berbeda dengan kain Songket, kain Endek dalam proses pembentukan motifnya, pertama-tama benang pembentuk motif diikat, kemudian dicelupkan ke cairan pewarna, kemudian diangkat dan dijemur sampai benang tersebut kering, umumnya bahan baku benang yang dipakai adalah benang kapas, sutra atau benang katun, kemudian barulah ditenun. Nama lain dari kain endek adalah kain ikat dari bali.


2. Alat

Dari segi alat untuk menenun juga berbeda, alat yang digunakan untuk menenun kain Songket adalah alat sederhana yang terbuat dari kayu, yang pengerjaannya pun dilakukan secara manual tanpa bantuan mesin. Di Bali alat tenun Songket ini dikenal dengan nama Cakcak.

Tidak seperti alat tenun Songket yang masih sangat manual dalam pengerjaannya. Alat tenun yang digunakan untuk menenun kain endek sudah lebih modern, meskipun belum menggunakan mesin alias masih tradisional, kain tenun endek menggunakan alat semi otomatis, yang penggerakannya masih mekanis dilakukan oleh penenun itu sendiri.


3. Lama Pengerjaan


Dari Teknik pembuatannya pun mungkin anda sudah bisa menebak kain mana proses pengerjaannya lebih lama, jika anda menebak kain songket, 100% anda benar, kenapa? Karena dari teknik pembuatannya yang masih menggunakan alat manual, maka pengerjaanya pun membutuhkan waktu yang lama, wajarnya untuk menghasilkan selembar kain songket membutuhkan waktu beberapa minggu, itupun untuk kain songket yang bermotif sederhana, kalau yang bermotif lumayan banyak, waktu 1 sampai 3 bulan merupakan waktu yang wajar.

Berbanding terbalik dengan kain endek yang proses pengerjaanya jauh lebih cepat karena menggunkan alat yang semi otomatis tersebut, maka tidak diperlukan waktu yang lama untuk menghasilkan kain endek. Kain endek hanya membutuhkan waktu hanya 3 harian, sangat jauh bukan? Itu karena kain endek seperti yang sudah dijelaskan diatas, pewarnaan benang sudah di lakukan pencampuran warna dengan cara diikat sebelumnya.


4. Harga

Kalau berbicara masalah harga, itu relatif tergantung dari penilaian anda sendiri. Mungkin ini hal krusial yang tidak perlu saya jelaskan, karena anda mungkin juga sudah tahu jawabannya. Tapi saya akan mengumbar ke anda harganya, agar anda lebih tau harga pasaran kedua kain endek tersebut. Untuk kain songket yang original harganya sekitar 1 jutaan sampai 5 jutaan tergantung dari motif dan bahannya. Wow bukan?

Sedangkan untuk kain endek harganya berkisaran di ratusan ribu, mulai dari 100 ribuan hingga 900 ribuan, tergantung motif dan bahan juga.

Dari segi keekonomisan kain endek mungkin akan menjadi pilihan anda, karena harganya lebih murah, tetapi yang lebih mengerti fashion dan life style serta mementingkan seni maka kain songket bisa menjadi pilihan anda, silahkan anda tentukan sesuai selera dan budget anda.


5. Fungsi

Mungkin fungsi kedua kain ini bisa digunakan untuk apapun oleh pemiliknya, karena anda yang punya kenapa saya yang urus? Mungkin begitu kata kasarnya, tapi saya akan menjelaskan peruntukan atau fungsi yang sesuai untuk kedua kain tersebut, baik songket maupun endek.

Kalau kain songket yang bersifat lebih eksklusif biasanya diperuntukan untuk kegiatan yang eksklusif juga, seperti acara pernikahan, upacara adat di Bali, hari raya, upacara kremasi.

Sedangkan kain endek lebih diperuntukan untuk kegiatan sehari-hari, seperti dijadikan pakaian, baju maupun rok, karena kain endek lebih modis dan teksturnya lembut membuat orang yang menggunakannya lebih nyaman.

Itulah beberapa perbedaan dari kain songket dan kain endek yang perlu anda ketahui.

Semoga bermanfaat.