Home / Tenun / Teknik tradisional pembuatan kain tenun Songket Bali

Daftar Harga Terbaik

Bali, kalau kita mengdengar kata Bali, pasti anda langsung memikirkan, sebuah Pulau yang eksotis dengan pemandangan alam yang memukau, baik dari keindahan pantainya yang selalu memikat hati, yang selalu ingin membuat kita kembali kesana. Salah satunya Pantai Kuta.

Ada pula Gunung-gunung yang menyajikan suasana yang sunyi bagi yang ingin menikmati ketenangan di Bali dan mungkin bosan dengan keriuhan suasana di Bali Bagian Selatan, yaitu Gunung Batur, di Gunung Batur memang destinasi yang tepat untuk dikunjungi karena cuaca disana begitu sejuk dan pemandangannya yang indah, karena dihiasi hamparan Batu Karang dan Danau Batur yang indah, dan Penulis sendiri juga suka berada disana untuk mencari inspirasi dan menenangkan diri setelah sepekan bekerja.

Selain Bali yang sudah terkenal akan Pantainya dan Gunungnya yang mempunyai daya Tarik tersendiri, dan tidak lupa, Bali juga mempunyai wisata budaya dan karya seninya yang masih dipertahankan hingga saat ini, salah satunya tari-tariannya. Contohnya tari Pendet dan Tari Legong.

Karena orang-orang Bali sudah memiliki bakat seni yang diwariskan secara turun temurun, maka tidak heran sampai saat ini, seni di Bali masih banyak bisa kita jumpai, diantaranya yaitu seni patung atau ukiran, seni lukis, dan yang mungkin masih belum banyak diketahui oleh kebanyakan orang adalah seni tenunnya.

Yang terkenal di Bali adalah seni tenun Songket yang berada di Karangasem Bali, tepatnya berada di Desa Sidemen, Sidemen merupakan pusat pengerajin kain tenun di Bali, yang menghasilkan tenun Songket maupun tenun Endek yang memiliki ciri khas tersendiri.

Disini saya akan menjelaskan teknik spesial yang dilakukan oleh penenun untuk membuat hingga menghasilkan selembar kain Songket.

Proses Pembuatan

Pertama sebelum memulai menenun kain songket, penenun menyiapakan 2 jenis bahan penyusun kain songket, yang pertama adalah benang untuk anyaman vertical, yang biasa disebut benang lungsi, yang kedua adalah adalah anyaman benang horizontal atau biasa disebut benang pakan.

1. Benang Lungsi
2. Benang Pakan

Kemudian setelah benang disiapkan, lalu proses menenun dilaksanakan, proses pembuatan kain tenun dilakukan dengan cara menyilangkan dua set benang, pembentukan motif dilakukan dengan cara memasukan benang pakan secara melintang ke benang lungsi, sebelumnya benang lungsi dikaitkan ke alat tenun sejajar dengan lebar yang diinginkan. Proses ini disebut dengan penghanian.

Yang membuat kain songket spesial adalah proses pengerjaannya yang sangat perlu ketelitian yang luar biasa, karena benang pakan yang membentuk motif dimasukan helai-perhelai hingga membentuk motif yang diinginkan.

Semakin detail motif yang dibuat maka semakin sulit dan semakin lama proses pengerjaan kain songket tersebut, lama proses pengerjaan kain songket biasanya memakan waktu 1 sampai 3 bulanan, maka tidak heran pula harga kain songket ini memiliki harga yang fantastis.

Selain pengerjaanya yang mengharuskan ketelitian tingkat tinggi, ternyata ada hal istimewa lagi dari kain songket ini, ialah benang penyusun motifnya, biasanya bahan bakunya adalah benang emas, benang perak, benang tembaga, serta benang kombinasi seperti benang campuran antara benang katun atau benang sutra.

Jadi anda sekarang sudah mengerti bagaimana teknik spesial pembuatan kain tenun Songket Bali yang mendunia.

semoga bermanfaat.